Selamat datang di website kami 'seishinkanaikikai.com'
Anda berada di: Home > Artikel > Sejarah Aikido

Sejarah Aikido

Sejarah Aikido sangat erat hubungannya dengan Morihei Ueshiba. Ia adalah pencipta Aikido. Morihei Ueshiba atau yang lebih dikenal sebagai "O Sensei" (O Sensei berarti Guru Besar), lahir pada tanggal 14 Desember 1883 di Tanabe, Wakayama, Jepang. Pada usia tujuh belas tahun, ia latihan resmi pertamanya di Jiu-Jitsu Tenjin Shinyo-Ryu. Bergabung dengan tentara pada tahun 1903. Kemudian pada periode 1903 - 1906, O Sensei berlatih di sekolah Ryu Yagyu di Osaka. Setelah tahun1906, ia juga sempat melatih Judo namun hanya untuk periode yang singkat saja.

Pada 1915, O Sensei bertemu Sokaku Takeda, pengajar Daito-Ryu Jiu-Jitsu untuk pertama kalinya. Ia menjadi salah satu siswa terbaik Takeda.Teknik-teknik Takeda Daito - Ryu inilah yang menjadi dasar bagi O Sensei dalam menciptakan apa yang sekarang kita kenal sebagai Aikido. Pengaruh utama lainnya namun bukan dalam hal teknik bela diri, melainkan dalam arti rohani dan spiritual, adalah Onisaburo Deguchi, pemimpin spiritual agama Shinto dari Omoto, dimana O Sensei bertemu Deguchi pada tahun 1919.

Pada akhir tahun 1920, O Sensei pindah ke Tokyo dan mengajar teknik bela diri untuk private dan kalangan terbatas saja, kemudian mendirikan Dojo Kobukan pada 1931. Dojo ini terletak di Shinjuku, di areal yang sama seperti Dojo Hombu sekarang. O Sensei kemudian membeli tanah di Iwama di akhir tahun 1930 dalam rangka persiapannya untuk pindah dari Tokyo. Pada tahun 1942, ia menderita sakit dan kelelahan, ia kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri ke pedesaan Iwama dimana ia menemukan kedamaian dan ketenangan. Disana ia lebih banyak terlibat dalam kegiatan pertanian, pelatihan dan meditasi. O Sensei, yang intens melakukan pelatihan di Imawa, kemudian mendirikan Kuil Aiki, dan menyempurnakan aikido. O Sensei menyebutnya sebagai tempat kelahiran Aikido.

Aikido dikembangkan dari seni bela diri kuno Jepang sebagai metode pelatihan untuk tubuh dan pikiran. Dan O Sensei menggambarkan Aikido sebagai cara bela diri harmoni. Pada pertengahan tahun 1950, O Sensei mulai sering berkelana jauh dari Iwama, menghabiskan banyak hari di Tokyo, Osaka, Wakayama dan banyak tempat lainnya dimana ia diundang untuk melatih Aikido. Pada tahun-tahun akhir sebelum ia wafat, kesehatan O Sensei menurun tajam dan ia menghabiskan lebih banyak waktu di Tokyo. Namun O Sensei sudah mulai melihat buah dari kerja kerasnya selama ini.
Aikido mendapatkan popularitas yang besar bukan hanya di Jepang tapi juga di seluruh dunia. O Sensei Morihei Ueshiba meninggal pada tanggal 26 April 1969, meninggalkan seni beladiri untuk dunia, yang ia ciptakan, yang disebut AIKIDO.

 

(Lala, dari berbagai sumber).

 

 

Hubungi Kami

0852 8329 5393

0878 0964 2000

 

Contact Button

Info Kami

Seishinkan Aikikai Dojo Merupakan Anggota Dari Federasi Indonesia Aikikai (FIA) Yang Berafiliasi Ke Aikikai Hombu Dojo  Jepang.​

  

   

Powered by CMSimple

nach oben
SELLECT LANGUAGE